Selamat Datang Di Blog KSEI Iqtishad Institute
Maaf Tulisan Di Blog ini Tidak Bisa Di Copy, Untuk Menjaga Keaslihan dan Hak Cipta Organisasi. Apabila Ada Postingan (Artikel atau Sejenisnya) di Dalam Blog ini Yang Diperlukan, Silahkan Hubungin Kami Melalui Email : kseiiainimambonjolpadang@gmail.com


Susunan Kepengurusan

Silahkan Klik disini untuk mengetahui susunan kepengurusan KSEI Iqtishad Institute IAIN Imam Bonjol Padang.

Tampilkan postingan dengan label Berita KSEI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita KSEI. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 April 2013

Prestasi KSEI Iqtishad Institute

KSEI IQTISHAD INSTITUTE
Mempersembahkan Prestasi Yang Pernah Di Raih
di Regional Sumbagteng
( Sumbar, Jambi, Riau dan Kepulauan Riau )


Juara 1 Debat Ekonomi Islam Se- Sumatera Barat
Di STAIN Batu Sanggkar Tahun 2008  

Juara 2 Debat Ekonomi Islam Se- Sumatera Barat
Di STAIN Bukit Tinggi Tahun 2008

Juara 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah TEMILREG FoSSEI
Di UIN Suska Riau Tahun 2009

Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah TEMILREG FoSSEI
 Di Universitas Jambi Tahun 2011

Juara 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah TEMILREG FoSSEI
Di Universitas Jambi Tahun 2011

Juara 1 Lomba Olimpiade Ekonomi Islam TEMILREG FoSSEI
Di Universitas Jambi Tahun 2011

Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah TEMILREG FoSSEI 
Di Universitas Riau Tahun 2012

Jumat, 03 Agustus 2012

KSEI Iqtishad Institute Toreh Prestasi

Suara Kampus-Empat hari lalu (24-27/11), KSEI (Kelompok Study Ekonomi Islam) IAIN Imam Bonjol mengikuti temu ilmiah regional se-Sumatera Tengah. Acara ini digelar di Provinsi Jambi.

 Acara ini diikuti 67 peserta dari berbagai Universitas di Sumatera. Diantaranya Universitas Negri  Jambi (UNJA), Universitas Negri  Padang (UNP), Universitas Andalas (UNAND),IAIN Sultan Toha Jambi, STAIN batusangkar, STAIN Kerinci, UIN Syarif Kasim Pekan Baru, Universitas Riau (UNDRI), STIE Iqro’ Annisa Pekan baru dan IAIN Imam Bonjol Padang.

Yusuf Faisal, Presiden KSEI menuturkan peserta dari IAIN IB meraih prestasi dari beberapa perlombaan. Diantaranya, Juara 1 Olimpiade Ekonomi dari 22 peserta, Juara 1 dan 2 Karya Tulis Ilmiah.

Pria yang berasal dari Sumatera Utara ini menuturkan,”Kami tidak menemui kendala yang serius, tapi Kami sangat prihatin karena dana tidak ada turun dari Fakultas sampai saat ini. Dana ditanggung oleh masing-masing peserta dan rencananya besok, Selasa (29/11) pukul 14.00 Wib, Dekan Fakultas syari’ah mengadakan penyambutan kedatangan kami,” katanya.

Salah seorang peserta dari KSEI IAIN IB, Ulil Amri mengakui bahwa ia sangat senang mengikuti acara ini karena mendapat pengalaman baru. Disamping itu, “Fasilitas yang disediakan disana sangat nyaman.  Mulai dari penginapan sampai makan kita. Semua disediakan dengan baik,” ungkapnya.

KSEI Iqtishad Institute Adakan Diskusi Nasional dan Rakor FoSSEI

Suara kampus.com- Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) dan Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Silaturahmi adakan diskusi nasional studi Islam se-Sumatera Barat. Acara Ini diadakan di Gedung Empat Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol Padang, Minggu (11/03/12).

Rapat koordinasi ini dihadiri berbagai perwakilan Kelompok Studi Ekonomi  Islam (KSEI) dari berbagai perguruan tinggi, diantaranya dari Universitas Andalas (UNAND), Universitas Negeri Padang (UNP), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Dharma Andalas, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Djamil Djambek Bukittinggi, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mahmud Yunus Batusangkar  dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol Padang.

Acara dibuka  langsung oleh Ketua Komisariat Rakor Forum Silaturrahmi Studi Ekonomi Islam (SEI) Sumatera Barat  Huliman Harahap.

“Acara ini merupakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang ke dua setelah Rakor pertama yang diadakan di UNAND pada  November 2011,” tutur Yusuf Faisal selaku Presiden KSEI IAIN Imam Bonjol Padang.

Acara ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Irwan Tan, SE, ME.C., DAE, Ing dan Dr. Rozalinda M.Ag.

Dr. Tan yang akrab  dipanggil Mr. Tan membawakan materi tentang  kemelut perekonomian Timur Tengah. Mr. Tan menyampaikan, “Cara menghindari dampak buruk terhadap perekonomian Indonesia, kita harus melepaskan ketergantungan ekonomi terhadap negara super power, begitu juga dengan ketergantungan terhadap budaya dan politik, karena dengan hal tersebut Indonesia bisa mandiri," katanya.

Deni Saputra selaku ketua panitia mengakui tidak menemukan kendala yang begitu serius dalam pelaksanaan acara ini. Deni prihatin dengan  infrastruktrutur kampus yang kurang memadai, ”Kita sangat prihatin saja dengan fasilitas seperti kamar mandi dan fasilitas shalat yang kurang, hal ini mengingat peserta banyak dari universitas lain,” keluhnya.

KSEI Ingin Jadi UKM

SuaraKampus.com-Ahmad Wira sangat bangga dengan prestasi-prestasi yang telah di capai oleh KSEI  dan Ia juga mendukung KSEI dijadikan sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Sabtu (21/4).


Kelompok Study Ekonomi Islam (KSEI)  adakan seminar Nasional denagan tema “Perekonomian Indonesia Ditengah Perekonomian Global’’ di aula Fakultas Dakwah.Acara ini di buka langsung oleh dekan fakultas Syariah yang diwakili oleh Ahmad Wira, DT. Diko, M. Ag. M. Si. PH.D. Tepatnya jam 09.30 WIB.


“Walaupun mendapatkan beberapa tantantangan, tapi itu tidak menjadi sebuah masalah yang berarti, acara ini bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) cabang Kota Padang, Bank Nagari Syariah, Bank Muamalah dan Insyaallah hari Senin besok kita dapat batuan juga dari Bazda Kota Padang,” tutur Ainul Ikhsan selaku ketua panitia acara yang diikuti setitar 170 peserta dari berbagai Universitas di Kota Padang ini.


Gafari Ramadhan, SE. selaku peneliti kebijakan moneter di BI cabang Padang, salah satu nara sumber pada seminar tersebut mengatakan, Indonesia merupakan Negara konsumtor terbesar. Gafari membahas tentang “PerkembanganTerkini, Tantangan dan Prospek Ekonomi Indonesia.”
Sementara, materi kedua, “Subsidi Menurut Ekonomi Islam” dibahas oleh Ahmad Wira, DT. Diko, M. Ag. M. Si. PH.D.

KSEI IAIN Iqtishad Institute Ikut TEMILNAS di UIN SusKa

Suarakampus.com-Kelompok Studi Ekonomi Islam Institut Islam Negeri IAIN Imam Bonjol Padang  mengikuti acara Temu Ilmiah Nasional (TEMILNAS) XI Forum Silaturrahim Study Ekonomi Islam (FoSSEI) tahun 2012 di gedung Islamic Center Universitas Islam Sultan Syarif Kasim (UIN SUSKA) Riau, Pekan Baru, Kamis-Sabtu 15-17 Maret 2012.

Acara ini dibuka  oleh Wakil Gubernur Riau HM. Raja Mambang Mit. Acara ini juga dihadiri oleh Anggota DPR RI H. Lukman Edy, Plt Sekdako Yuzamri Yakub dan beberapa pejabat lainnya.

Jumlah Peserta lebih kurang 200 orang dari 60 universitas di seluruh Indonesia. Ini merupakan TEMILNAS yang terbesar setelah TEMILNAS 2010 yang di adakan di Bali “tutur Imam Punarko selaku Presedium Nasional dalam sambutannya pada acara pembukaan”.

Acara ini bertujuan untuk memperkuat silaturrahim antar mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Ekonomi Islam.

Pemateri pada acara ini ada tiga orang, pemateri I oleh Rifqi Ismal dari Bank Indonesia, pemateri II oleh DR. Ku’azam Tuan Lonik dari Universitas Sains Malaysia, yang membahas tentang Islamic Ecomonomic Role Stability Economic, sedangkan pemateri ke III disampaikan oleh Prof. Dr. Mohammad, M.Ag yang membahas tentang Islamic Economic Greatness Deep Regards Indonesia Economic. Selain beliau seorang dosen yang mempunyai jam terbang yang sangat luar biasa, beliau juga seorang mualaf.

Dalam acara ini panitia menggelar berbagai acara lainnya seperti Internasional Conference, Lomba Karya Tulis Ekonomi Islam, Olimpiade Ekonomi Islam, Achievment Motivation Training, Syariah Economy Training for Trainer, Simposium Nasional, Field Trip, Gathering Night hingga Bazar Syari'ah.

Iqbal utusan dari Universitas Mataram  merasa sangat senang walaupun perjalanannya cukup melelahkan namun semua itu terobati setelah ikut bebaur dengan teman-teman dari penjuru daerah.

Nora utusan dari IAIN Imam Bojol Padang mengatakan “Disatu sisi saya merasa senang mengikuti acara ini, namun disisi lain saya sangat miris atas pengakuan teman-teman dari berbagai Universitas yang mendapatkan suntikan dana dari fakultas dan pihak kampus, seperti teman-teman dari Palembang, Medan dan dari pulau Jawa, semua dana ditanggung oleh fakultas mereka hanya menganggung uang saku saja, sangat jauh berbeda dengan kampus kita tidak ada sepersenpun dapat suntikan dana semua kita tanggung sendiri.

Acara ini di tutup langsung Dekan Fakultas Syariah UIN SUSKA Dr. H. Akhbarizan, M.Ag. MPd pada Sabtu malam (17/3) di Hotel Mona sekaligus pemberian hadiah kepada pemenang lomba karya tulis Ilmiah dan olimpiade.